Getting to know me

My photo
My life is a living testimony of what God can do to a human being.

Saturday, 11 September 2010

I am filthy rich

I am filthy rich

Mengapa saya se PD itu ngaku-ngaku kaya?
Karena memang saya kaya. Kaya dalam arti yang lebih spesifik. Saya akan budaya, suku, pengetahuan, dan cinta kasih.
Saya terlahir dari 2 suku, yaitu asli Sunda dan asli Batak. Karena ayah saya Batak, maka nama belakang saya adalah Pasaribu. Saya juga terbiasa dengan perbedaan agama. Ibu saya adalah mantan Muslim, ayah saya Kristen. Tetapi saya beragama Kristen bukan karena satu keluarga menganut agama yang serupa, tapi karena memang saya meyakininya dan memiliki hubungan pribadi dengan pencipta saya :)
Saya terbiasa dengan 2 perayaan Hari Raya setiap tahun, yaitu Lebaran dan Hari Natal.
Lebaran kami rayakan sekitar 3 hari. Malam takbiran, yaitu malam terakhir puasa dan siap-siap hari merayakan kemenangan setelah 30 hari berpuasa. Biasanya kami sudah berkumpul di Bandung. Lalu esok paginya seluruh keluarga besar Sudrajat melaksanakan shalat Ied. Kami yang non muslim (re:The Pasaribus) segera menyiapkan diri dengan mandi dan dandan cantik. Kira2 pukul 7.00 mereka yang shalat sudah pulang, lalu kita antri sungkeman, dan saat2 inilah saat2 yang saya&sepupu nantikan, karena akan diberi salim tempel, yaitu UANG. Setelah bersalam-salaman Minal Aidin Wal Faidzin, kami segera menikmati hidangan lebaran yang sangat familiar yaitu Ketupat dengan Rendang, Opor Ayam, Soto Betawi, dll. Setelah itu kami pasti ke Sumedang untuk ziarah ke makam Enin-Aki yang dilanjutkan silahturahmi ke keluarga besar Mama. Lebaran hari kedua, kita akan pergi mengunjungi saudara dari rumah ke rumah. Untuk menghormati keluarga yang dikunjungi, kita harus menyantap makanan yang sudah disiapkan. Hmmm kebayang kan kenyangnya kalau mengunjungi 10 keluarga? :) Begitu juga di hari ketiga.
Saya terbiasa dengan menghormati perbedaan agama khususnya ketika mereka berdoa. Saya ikut menunduk untuk menunjukkan penghormatan.
CHRISTMAS.
Hari Raya Natal yang paling ditunggu-tunggu karena Natal adalah perayaan agama saya pribadi. Suatu hari yang ditetapkan untuk peringatan akan Yesus yang pernah terlahir menjelma dalam rupa dan tubuh manusia, demi menebus dosa-dosa manusia. Keluarga besar Pasaribu, gereja lokal, dan keluarga inti semua merayakannya.
Tgl 25 pasti ke Gereja, lalu di tanggal-tanggal tersebut menuu ke Tahun Baru, pasti diadakan kumpul keluarga besar Pasaribu. Di situ saya banyak melihat sisi adat Batak yang ditunjukkan. Dari makanan yang didominasi oleh Babi, lalu dari bahasa yang digunakan, serta dari cara Ompung berdoa dan memberikan pesan-pesan.

Kekayaan keluarga yang meliputi Ompung Boru, Ompung Doli, Aki,Enin, Namboru, Uwa, Inang Uda, Pak De, kakak, abang, adik sepupu, keponakan, Tulang, Bapak Tua, dan Amang Boru.
Istilah yang digunakan pun banyak. Saya seperti memiliki banyak saudara.

Terlahir dengan 2 ras yang berbeda, dan tinggal 9 tahun di Jawa Timur, cukup membentuk pribadi saya yang kejawi-jawian. Dari cara makan saya yang selalu berorientasi ke kecap atau hal yang manis.
Untuk komunikasi bahasa juga saya cukup menguasai bahasa percakapan dasar Jawa dan Sunda, ironisnya saya malah tidak bisa berbahasa Batak sama sekali :)

Lalu beberapa tahun lalu pernah pacaran dengan pria Amerika-Nigeria-Indonesia, lalu selalu bersahabat dengan Chinese dan Manado. Jadi saya sangat terbiasa dengan keragaman ras dan budaya.
Sekarang saya terbentuk menjadi pribadi yang menyukai perbedaan.
Sila ke 3 Pancasila adalah favorit saya "Persatuan Indonesia". Saya punya mimpi yaitu bangsa Indonesia menjadi bangsa bersatu yang tidak melihat perbedaan menjadi halangan. Untuk semua teman-teman yang membaca, saya dukung untuk tidak racist dan bisa menghormati keyakinan orang lain. Untuk mengetahui keyakinan&suku orang lain sebatas pengetahuan, sungguh sangat tidak merugikan. Ketika orang lain melihat kita bisa membawa diri di tengah perbedaan dan tidak menunjukkan aksi menentang, niscaya mereka akan menghormati kita. Negara Indonesia "terlalu" beragam, dibutuhkan kualitas solidaritas dan tepo sliro di atas rata-rata :)

No comments:

Post a Comment